Cafebahasa hadir sebagai sarana edukasi, pembelajaran, komunikasi serta sebagai media informasi bahasa, sastra, seni, opini-artikel, dan hasil mahakarya (proses kreatif). Kirimkan partisipasi Anda melalui email bbg_cla@yahoo.com

Sabtu, 10 November 2012

Profil Pelita Raya

SELAYANG PANDANG PENDIDIKAN PELITA RAYA JAMBI
 Profil Pelita Raya
 Pada tahun 2003,
Yayasan Pendidikan Pelita Raya hadir di Jambi dengan Akte Pendirian No.57 Tanggal 27 Desember 2003 dan  bergerak dalam bidang pendidikan dengan SK Pendirian Sekolah No.425.11/313/DK/2004 Tanggal 26 Juni 2004.

Jumat, 06 Januari 2012

Contoh Draf Pembentukan Ikatan Alumni PBS


Berikut ini diuraikan, contoh penulisan dalam rangka pembentukan Ikatan Alumi Pendidikan Bahasa dan Seni Program Studi Bahasa Indonesia. 
IKATAN ALUMNI PBS PROGRAM STUDI BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FKIP UNIVERSITAS JAMBI “IKA BASINDO”

Surat Jual Beli Rumah

berikut ini, diuraikan contoh kwitansi pembayaran tanah,rumah,pekarangan, dan surat perjanjian jual beli tanah, rumah, pekarangan, dan surat pelepasan hak waris kepada pembeli.
ditulis oleh: Bambang Setiawan, S.Pd

Apa itu Kebijakan Bahasa?

 KEBIJAKAN BAHASA


Apakah yang dimaksud kebijakan bahasa itu? Kalau kita mengikuti rumusan yang disepakati dalam seminar politik bahasa nasional yang diadakan di Jakarta tahun 1975 maka kebijakan bahasa itu dapat diartikan sebagai pertimbangan konseptual dan politis yang dimaksudkan untuk dapat memberi perencanaan, pengarahan dan ketentuan-ketentuan yang dapat dipakai sebagai dasar bagi pengelolaan keseluruhan kebahasaan yang dihadapi oleh suatu bnagsa secara nasional.

Kamis, 08 Desember 2011

Kamerawan

Bagaimana Kamerawan Bekerja?
Oleh: Bambang Setiawan, S.Pd
Gb. Shoting Pembuatan Film Doukenter
Wah, asyik menjadi juru kamera. Namun berbicara bagaimana profesi ini melakukan pekerjaan, banyak hal yang harus diperhatikan. secara umum tugasnya adalah: berdiskusi dengan produser, mempelajari naskah, menginterprestasikan sebuah adegan, memilih peralatan kamera, melakukan pengambilan gambar alias shooting. kameramen sebagai bagian dari kru film atau televisi memang akan bekerja pada tahapan produksi. Pada taha produksi seorang kamerawan diberikan pengarahan dari seorang sutradara atau program director tentang rencana visual yang akan dibuat. Secara sistematis rencana ini dibuat ke dalam breakdown script. Hal ini ada dengan tujuan untuk mempermudah pelaksanaan produksi. Sutradara mendiskusikan shot-shot seperti apakah yang harus dibuat agar proses produksi layak tayang. Untuk kamerawan yang bekerja distudio dia akan mendengarka  briefing dari produser serta sutradara untuk membuat camera card sebagai panduan kamerawan studio. Dalam acara multicamera melibatkan lebih dari satu kemerawan, dan yang diberikan pengarahan biasanya hanya chief camera.

Selasa, 06 Desember 2011

Kamera Film

Kamera FILM
Mengambil Gambar dengan Kamera MD 10000
Oleh: Bambang Setiawan, S.Pd



Manusia telah dibohongi oleh film selama berabad-abad. Salah satu alasannya adalah oleh satu peralatan kecil sederhana (yang juga merupakan peralatan dasar sinematografer), kamera film, untuk merekam langsung dari imaginasi kita. Hal pokok dari kamera film adalah beberapa kotak, salah satunya dengan lensa di depan dan mekanisme yang dapat ditarik sesuai dengan lama film setidaknya enam belas kali setiap detik. Hal lainnya memiliki panjang yang sesuai untuk mekanisme film, dengan ruang yang tersisa untuk mengambil gambar setelah exposure. Saat gambar-gambar dari alat ini diproyeksikan oleh mekanisme yang sesuai, mereka memberikan

Minggu, 04 Desember 2011

Mengenal Sutradara Televisi

PENGERTIAN SUTRADARA TELEVISI

Sutradara Televisi adalah:
Sebutan bagi seseorang yang mempunyai profesi menyutradarai Program Acara Televisi baik untuk Drama ataupun Nondrama, dalam produksi single ataupun Multi Camera. (Naratama : 2004)
Gb. Foto Kameramen Bersama Asisten Sutradra Televisi Tvm
 
Perbedaan Sutradara dan Pengarah Acara
Director (Sutradara), seorang yang bertanggung jawab terhadap kualitas gambar (film) yang tampak di layar dimana di dalamnya ia bertugas mengontrol teknik sinematik, penampilan pemeran, kredibilitas dan kontinuitas cerita yang disertai elemen-elemen dramatik pada produksinya. Pengarah Acara Televisi (Program Directing) Adalah seseorang yang mempunyi profesi untuk bertanggung jawab terhadap kreativitas dan kualitas gambar yang tampak di layar di mana di dalamnya ia bertugas mengontrol teknik sinematik, mempelajari dan meliput jalannya acara,

Nilai Estetika

Nilai Estetika memikat hingga huruf terakhir
Oleh: Bambang Setiawan, S.Pd
 
Imaji saja tidak cukup. Himpunan puisi “dua pintu kita” yang ditulis oleh Soconingrat memang berpijak pada logika yang kuat. Mencipta keindahan dalam tulisan tidak semudah membalik telapak tangan. Dasar berpikir yang matang, dan informasi yang akurat menjadi pilihan untuk memperkuat sajian kata dalam puisinya. Estetika tanpa logika akan membuat umur tulisan  sangat pendek. Dalam estetika, dikenal dua pendekatan. Pertama, ingin langsung memiliki keindahan itu dalam benda-benda alam yang indah, serta seni itu sendiri. Kedua, menyoroti situasi kontemplasi rasa indah yang sedang dialami orang (pengalaman keindahan dalam diri orangnya). Hal ini tercermin dari beberapa puisi Soconingrat dalam himpunan “dua pintu kita”.

Sabtu, 03 Desember 2011

Teknik Shooting Film

 Cara Mengambil Gambar Film
Oleh: Bambang Setiawan, S.Pd

Gb. Saat Pembuatan Film di Sungai Duren Muaro Jambi
Kamera Video adalah perangkat perekam gambar video yang mampu menyimpan gambar digital dari mode gambar analog. Video/ Film adalah rangkaian banyak frame gambar yang diputar dengan cepat. Masing-masing frame merupakan rekaman tahapan-tahapan dari suatu gambar (Indra Irawan). Semakin cepat perputarannya semakin halus gerakannya, walaupun sebenarnya terdapat jeda antara frame. Video analog adalah gambar dan audio direkam dalam bentuk sinyal mangnetik pada pita magnetik. Video digital serupa dengan video analog,

Buat Film Yuk?

 Pelaku Sinematografi
Oleh: Bambang Setiawan

Foto Saat Penyutingan Film di Desa Lagan Kab.


Tanjung Jabung Timur











Perkembangan dunia sinematografi semakin pesat, apalagi belakangan ini masyarkat Indonesia sudah semakin menggeluti dunia sinematografi. Termasuk peran teknologi, baik HP, Kamera Digital, dan sebagainya punya pengaruh besar terhadap perkembangan sinematografi. Mungkin Anda pernah mencoba merekam suatu moment yang tanpa disadari moment tersebut adalah moment yang sangat berharga,

Jumat, 02 Desember 2011

Mau buat Film Pendek?

 Proses Pembuatan Film Pendek
Oleh: Bambang Setiawan




Ternyata membuat film pendek itu gampang? Dengan peralatan sederhana inilah Crew TVM (Televisi Visual Mandiri) Jambi membuat film pendek durasi 28 menit di Tanjung Jabung Timur. Peralatan yang digunakan hanya menggunakan Kamera MD 10000, dan MD 9000, itu pun saat melakukan penyuntingan malam hari, hanya menggunakan lampu (lighting) seadanya, walaupun agak sedikit gambar berbintik, kurang terang, namun hasil lumayan bagus. Disinilah peran kepiawian sutradara dan crew (kru) sangat menentukan keberhasilan kualitas gambar dan hasil maksimal penyutingan.

Selasa, 29 November 2011

Sejarah Bahasa

 A. Sejarah Bahasa Indonesia Baku
1.      Fungsi Pembakuan Bahasa

Sudah lama terasa perlu adanya “standarisasi” atau pembakuan dalam bahasa Indonesia. Hal ini dirasa perlu karena dirasa sudah demikian banyaknya kosa kata asing maupun daerah yang masuk ke dalam bahasa Indonesia, yang pemakaiannya belum diatur dengan suatu kaidah yang bisa dijadikan pedoman oleh para pemakai bahasa Indonesia.

Contoh Skenario Film Pendek

CONTOH SKENARIO FILM
Skenario

NYANYIAN HATI
(Sebuah Cerita Realitas Sosial)

Thema
(Di manakah Hati Kita, Ketika Sesamamu Yang Menderita Membutuhkanmu)
Sebuah cerita yang diambil dari realitas sosial saat ini

Sinopsis
Ide Cerita
LEO DEDY

Skenario
BAMBANG SETIAWAN

Sutrdara
BEMBENK HADISWAN

Produser
LEO DEDY

Produksi
Tvm (Theresia visual mandiri)
2010

PARA PELAKU
LUKMAN(Seorang Pemulung)
LASTRI (PSK)
ARI (Frater)
MAS SARTONO (dokter)

Senin, 28 November 2011

Contoh Proposal Tesis

Oleh: Dwiyanti, S.Ag
BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang Masalah
Penyuluh agama merupakan bagian dari Satuan Kerja Departemen Agama yang mempunyai tugas pokok mengadakan layanan bimbingan dan penyuluhan kepada umat. Hal ini sejalan dengan Visi dan Misi Departemen Agama/Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi. Adapun visi Kementerian Agama Provinsi Jambi adalah: “Terwujudnya masyarakat Jambi yang Agamais, Harmonis dan Berkualitas”. Sedangkan misi Kementerian Agama Provinsi Jambi adalah: 1) Meningkatkan kualitas penyelenggaraan administrasi secara profesional; 2) Meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan dan bimbingan ibadah serta keharmonisan umat beragama; 3) Meningkatkan kualitas pelayanan dan bimbingan pendidikan agama dan keagamaan pada masyarakat.  

Contoh Program Kerja Kesiswaan

  PROGRAM KERJA KESISWAAN PELITA RAYA JAMBI
TAHUN 2011/2012
1.1  Latar Belakang


Upaya peningkatan mutu kualitas Sumber Daya Manusia yang cerdas, terampil, berakhlak mulia dan mampu hidup bersaing adalah tuntutan dari perkembangan zaman pada saat ini. Oleh karena itu upaya peningkatan SDM ini harus diprogramkan secara terstruktur, berkesinambungan dan di evaluasi secara berkala. Hal ini menjadi semakin penting karena perubahan-perubahan akibat perkembangan ilmu pegetahuan dan teknologi (Iptek) serta komunkasi menjadi semakin tidak kentara.

Program Kerja Ekstrakurikuler


PROGRAM KERJA EKSTRA KURIKULER SMP PELITA RAYA JAMBI
TAHUN 2011/2012
1.      FUTSAL
1.      Pembina : Valentinus
2.      Deskripsi :
Ekstrakurikuler ini muncul sejalan dengan menjamurnya futsal di seluruh dunia. Ekstrakurikuler ini memiliki tujuan menjadi wadah bagi siswa yang memiliki minat dan bakat dalam olahraga futsal. Program kerja ekstrakurikuler ini diantaranya seleksi anggota, latihan rutin, pertandingan persahabatan, mengikuti kejuaraan/ kompetisi.
Prestasi :
2.      BOLA BASKET
1.      Pembina : Edi Oktafdal
2.      Deskripsi :
Ekstrakurikuler ini merupakan salah satu ekstrakurikuler yang sudah lama di SMP Pelita Raya. Ekstrakurikuler ini termasuk yang banyak peminatnya. Program kerja ekstrakurikuler ini hampir sama dengan ekstrakurikuler futsal.

Contoh ADART OSIS

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA
ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH/ OSIS SMP-SMA-SMK
PELITA RAYA JAMBI

PEMBUKAAN:
Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, bahwa sesungguhnya ilmu itu merupakan salah satu karunia Tuhan Yang Maha Esa diamalkan untuk membawa manusia kearah kebahagian hidup. Bahwa Indonesia dengan kemerdekaannya telah memperoleh kesempatan dan waktu yang seluas-luasnya untuk mencari, menggali, mendalami ilmu pendidikan menuju masyarakat yang adil dan makmur.

Contoh Pengelolaan Esktrakurikuler


PENGELOLAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER
SMP PELITA RAYA JAMBI

1.1 PENGANTAR

1.      My own curriculum.

2.      Apresiasi positif atas kiprah praktisi pendidikan & orang tua/anggota masyarakat yang mendukungnya.

3.      Tugas & topik terkait dengan usaha merancang dan melaporkan kegiatan ekstrakurikuler.

4.       Permasalahannya:

a.       Apakah arti kegiatan ekstrakurikuler itu (sebenarnya) ?

b.      Bagaimanakah kondisi kegiatan ekstrakurikuler yang berlangsung di sekolah-sekolah kita selama ini ?

c.       Bagaimanakah sebaiknya kegiatan ekstrakurikuler itu dikelola (dikembangkan) ?

d.      Bagaimanakah kegiatan ekstrakurikuler itu dirancang atau direncanakan ?

e.       Bagaimanakah kegiatan ekstrakurikuler itu dilaksanakan ?

f.        Bagaimanakah kegiatan ekstrakurikuler itu dipertanggungjawabkan atau dilaporkan ?

5.   Pelajaran apa yang berharga, dapat kita peroleh dan amalkan dari pemahaman pentingnya mengelola kegiatan ekstrakurikuler secara efektif di sekolah ?

Contoh Program PMR

PROGRAM KERJA
EKSTRAKURIKULER PALANG MERAH REMAJA (PMR)
KELOMPOK MADYA
SMP PELITA RAYA JAMBI

PERIODE 2010/2011

Program Kerja Kesiswaan

PEMBINAAN KESISWAAN SMP PELITA RAYA

1. Pengertian
Satu-satunya wadah organisasi siswa di sekolah untuk mencapai tujuan pembinaan dan pengembangan kesiswaan adalah Organisasi Intra Sekolah disingkat OSIS. OSIS bersifat intra sekolah, artinya tidak ada hubungan organisatoris dengan OSIS di sekolah lain, dan tidak menjadi Bagian dari organisasi lain yang ada di luar sekolah. Karena OSIS merupakan wadah organisasi siswa di sekolah. Oleh karena itu setiap siswa secara otomatis menjadi anggota OSIS. Keanggotaan itu secara otomatis berakhir dengan keluarnya siswa dari sekolah yang bersangkutan.

2. Tujuan
Organisasi ini bertujuan mempersiapkan siswa sebagai kader penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani pembangunan nasional, untuk :
a.  Mengembangkan potensi siswa secara optimal dan terpadu yg meliputi bakat, minat, dan     kreativitas;
b.  Memantapkan kepribadian siswa untuk mewujudkan ketahanan sekolah sebagai lingkungan      pendidikan sehingga terhindar dariusaha dan pengaruh negatif dan bertentangan dengan tujuan      pendidikan;
c.  Mengaktualisasikan potensi siswa dalam pencapaian prestasi unggulan sesuai bakat dan minat;
d. Menyiapkan siswa agar menjadi warga masyarakat yang berakhlak mulia, demokratis,     menghormati hak-hak asasi manusia dalam rangka mewujudkan masyarakat madani (civil society).

(Permendiknas No 39 Tahun 2008, Bab I pasal 1)