Cafebahasa hadir sebagai sarana edukasi, pembelajaran, komunikasi serta sebagai media informasi bahasa, sastra, seni, opini-artikel, dan hasil mahakarya (proses kreatif). Kirimkan partisipasi Anda melalui email bbg_cla@yahoo.com

Selasa, 22 November 2011

Artikel "Menghadapi Era Teknologi dan Informasi

MENGHADAPI ERA TEKOLOGI DAN GLOBALISASI
“SMP/SMK Pelita Raya Optimalisasikan Media Pembelajaran Internet”

Oleh: Bambang Setiawan, S.Pd

Tidaklah mengherankan bila kegiatan-kegiatan di kelas dikemas secara interaktif dan representatif dengan pendekatan terstruktur, aplikatif dan menarik, dengan tujuan agar siswa terlibat dan menjadi bagian dari sebuah paket pembelajaran”.
Penulis dalam tulisan ini sengaja menghadirkan topik media pembelajaran di Era Teknologi dan globalisasi. Ada istilah “Hari ini berbeda dengan kemarin”. Jika kemarin kita mengajar dengan metode ceramah (satu arah) hari ini kita harus memulai dan memanfaatkan teknologi sebagai sarana pembelajaran atau memanfaatkan kamus elektronik, yang sering dikenal dengan “media internet”.
Kenapa penulis tertarik dengan hal ini? Karena penulis telah melakukan dan mencoba mengajar dengan menggunakan teknologi pendidikan “Internet”. Jujur penulis katakan bahwa perubahan dan perkembangan aspek kehidupan perlu ditunjang oleh kinerja pendidikan yang bermutu tinggi. Dalam hal ini sekolah harus memfasilitasi (sarana dan prasarana) dengan lengkap terutama dalam menghadapi era globalisasi dan teknologi. Maaf, jika penulis kurang sependapat dengan adanya embel-embel, bahwa suatu sekolah menyatakan dirinya berstandar atau bertaraf internasional sementara fasilitas di sekolahnya tidak memadai. Salah satu contoh, sekolah belum memiliki komputer yang layak, belum memiliki situs, belum memiliki jaringan internet, apalagi memasang wireless (yang digunakan untuk hotspot di lingkungan sekolahnya).
Saat ini masyarakat akan melirik suatu sekolah yang berkualitas. Masyarakat butuh pendidikan yang berkualitas, terutama mengacu pada penggunaan teknologi. Pendidikan yang berkualitas sangat diperlukan untuk mendukung terciptanya manusia yang cerdas seta mampu bersaing di era globalisasi. Pendidikan yang berlandaskan teknologi mempunyai peranan besar dalam mebentuk karakter, perkembangan ilmu dan mental seorang anak.
Peran media pembelajaran sangat berarti dalam mendukung dan megembangkan aktivitas belajar mengajar di sekolah. Hal ini jelas bersinergi dengan manajemen kelas yang menekankan aplikasi pembelajaran menggunakan media internet. Media pembelajaran dengan menggunakan kamus elektronik (internet) sangat efektif sekali. Hal ini penulis alami saat mengajar di SMP/SMA/SMK Pelita Raya Jambi yang telah memfasilitasi dengan teknologi internet, hotspot, bahkan di perpustakaan pun online internet.
Perlu disadari bersama bahwa zaman ini ditandai dengan meluasnya penggunaan hasil teknologi canggih yang dikenal dengan nama internet. Dalam eksplorasi melalui internet, hampir semua informasi dapat diperoleh dan siapa pun dapat melakukannya di mana pun dia berada. Lalu informasi apa yang dibutuhkan siswa dalam kerangka belajarnya?
Internet dapat dimanfaatkan (bahkan di sekolah penulis tempat mengajar SMP/SMA/SMK Pelita Raya telah online, memiliki wireless, bisa hospot di lokasi atau lingkungan sekolah) untuk mendapatkan informasi tentang pengetahuan, hasil penelitian yang baru dan berbagai metode pembelajaran terkini. Hal ini memudahkan siswa mengakses informasi di lingkungna sekolah dengan mudah.  Selain itu internet dapat juga dimanfaatkan untuk mengkomunikasikan berbagai ide ke segala penjuru dunia.
Media pembelajaran menggunakan teknologi khususnya internet mempunyai dampak positif dan negatif. Penelusuran informasi melalui internet tanpa arahan yang baik kepada siswa dapat menyebabkan siswa terjerumus dan jatuh pada kebiasan mencari informasi yang kuran baik, yang berbau hiburan murahan semata tanpa mengetahui bahwa internet dapat menyediakan informasi untuk mencari ilmu pengetahuan dalam konteks belajar yang baik.
Semakin optimal media-media pembelajaran internet ini digunakan, iklim pembelajaran semakin kondusif dengan mengedepankan tekonologi sebagai alat penyampaian informasi. Sehingga siswa pun semakin ditantang untuk terus mempelajari, mempraktekan dan mendalami ilmu pengetahuan melalui kamus elektronik internet.
Maka tidaklah mengherankan bila kegiatan kelas dikemas sedemikian interaktif dan representatif dengan pendekatan yang terstruktur, aplikatif dan menarik sehingga siswa ikut terlibat secara langsung dan menjadi bagian dari sebuah paket pembelajaran. Penggunaan media pembelajaran dengan internet akan bermanfaat bagi pengembangan individu siswa dengan menekankan lima aspek. Pertama, aspek psikologis. Media pembelajaran internet dapat menyenangkan secara psikologis terutama dengan sajian berbagai ilmu pengetahuan yang dilengkapi dengan gambar dan sebagainya. Kedua aspek sosial. Siswa bekerja sama dalam memecahkan masalah, mengembangkan ilmu pengetahuan berdasarkan pemikiran dan aplikasi secara mandiri berdasarkan informasi dari internet dan dapat berkolaborasi satu sama lain.
Aspek ketiga adalah bahasa. Media pembelajaran internet menggunakan beberapa bahasa, sehingga menuntut siswa untuk mempelajari dan mengetahui bahasa apa yang sedang dipakainya. Dengan demikian, siswa akan dapat berkomunikasi dengan baik dan benar. Aspek keempat adalah budaya. Melalui kegiatan di luar kelas, siswa masuk dalam lingkungan budaya yang nyata. Peran sentral media pembelajaran bisa menjembatani perbedaan budaya. Kelima adalah aspek kognitif. Semua siswa tentunya memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Dalam media internet banyak informasi yang didapat sehingga meningkatkan kemampuan siswa dan pemahaman akan petunjuk-petunjuk penggunaan internet. Namun pada dasarnya ini semua perlu didukung oleh guru, sistem dan alat atau prasarana yang memadai.
Dalam menyikapi perkembangan era teknologi dan globalisasi yang semakin pesat, penggunaan internet sebagai media pembelajaran dapat dimaksimalkan fungsinya. Maka, informasi yang tersedia dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan atau bidang yang dipelajarinya. Dengan cara demikian siswa dapat mengembangkan  pemahaman pengetahuan yang didapatkan di kelas kerangka yang lebih luas dan baru, memberi peluang untuk mendapatkan topik belajar yang menarik dan baru yang dapat diusulkan kepada guru dan dibahas atau ditelusuri, dan menampilkan hasil eksporasi internet di majalah dinding sekolah dalam rangka menyebarluaskan informasi kepada teman-temannya.
Selain itu media pembelajaran dengan teknologi “internet” dapat dijadikan sebagai media komunikasi antar siswa dan guru dalam berbagai kelompok diskusi yang bernuasa akademik bersama komunitas akademik berbasis internet di seluruh dunia. Di samping itu sekolah yang belum menggunakan atau memiliki teknologi internet untuk segera mengusulkan kepada pimpinannya agar mengadakan pembelajaran yang berbasiskan teknologi. Penggunaan media internet menjadi tantangan bagi guru untuk memanfaatkan dan mengintegrasikan teknolgi khususnya komputer dalam pembelajaran.
Untuk mewujudkan hal ini, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, yaitu mengupayakan pengadaan komputer yang dilengkapi dengan internet; pengadministrasian alamat situs yang memuat informasi yang menunjang kegiatan belajar  siswa dan guru serta penyebarluasannya; penguasaan bahasa komputer, karena kecapakan penguasaan internet baik guru dan siswa perlu dilatih; penguasaan bahasa Inggris yang memadai, karena sebagian besar internet menggunakan bahasa Inggris.
Namun dalam kenyataan sehari-hari, kegiatan pembelajaran berbasiskan teknologi internet perlu dukungan dan dikelolas secara profesional. Jika tidak potret pembelejaran di sekolah tidak akan menunjukkan perubahan yang signifikan, melainkan hanya impian belaka.


Penulis adalah staf pengajar dan Waka Kesiswaan SMP/SMA/SMK Pelita Raya Jambi Jl. Kopral Ramli No 89 Pasir Putih Jambi Selatan Kota Jambi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar